Bakiak

Kabupaten Bondowoso memliki budaya serta potensi desa yang beragam, salah satu desa yang berpotensi yaitu desa Jambeanom. Desa jambeanom memiliki potensi desa dibidang kewirausahaan yaitu bakiak. bakiak sendiri merupakan  sandal yang terbuat dari kayu dan menggunakan ban bekas sebagai pengikat kaki dan dipaku dikedua sisi sandal.

Di desa jambeanom pengrajin bakiak berada di dusun Karangtengah, pengrajin bakiak umumnya memiliki usaha tersebut secara turun- temurun. Bakiak dijual dengan harga mulai dari 4000 – 17000, harga yang terjangkau tersebut membuat bakiak banyak diminati. Jenis kayu yang digunakan yaitu sengon merah dan mahoni, untuk proses pembuatan bakiak masih dilakukan secara tradisional dimulai dari pemberian tepung mil, proses pemotongan kayu menggunakan kapak dan pengecatan bakiak menggunakan kuas.

Tidak semua pengrajin bakiak menjual produknya dalam bentuk jadi. beberapa ada yang menjual dalam bentuk setengah jadi, yaitu saat setelah proses pemberian tepung tanpa dilakukan pengecatan dan pelukisan terlebih dahulu. Dalam sehari produsen bakiak mampu menghasilkan 30 – 40 pasang, pengrajin bakiak biasanya melakukan proses produksi jika ada pesanan. Harga yang murah membuat permintaan pasar meningkat dan banyak diminati dari berbagai daerah yaitu Jember, Bondowoso, Situbondo dan Madura.

Lewat ke baris perkakas